Kembali ke Blog

Jalur Cuntel Merbabu 'Reborn' & 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Coba

29 April 2026 Admin DPL Adventure 64 DILIHAT
Jalur Cuntel Merbabu 'Reborn' & 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Coba

Gunung Merbabu Bukan Cuma Tentang Selo, Lho!

Pernah nggak sih kamu merasa pengen naik Merbabu tapi males sama 'macet' di jalur pendakiannya? Rasanya kok kayak lagi CFD-an di atas awan, ya? Nah, buat kamu yang rindu ketenangan tapi tetep pengen dapet view estetik, ada kabar gembira: Jalur Cuntel kini hadir kembali!

Jalur yang sempat 'terlupakan' ini ibarat album vinyl lama yang tiba-tiba booming lagi karena vibes-nya yang autentik. Biar kamu nggak kudet, yuk simak kenapa Jalur Cuntel ini worth it banget buat didaki!

1. Jalur 'Vintage' yang Kembali Menjadi Primadona

Cuntel adalah salah satu jalur tertua di Merbabu. Dibuka kembalinya jalur ini bukan cuma soal akses, tapi soal menghidupkan kembali memori para pendaki lawas. Kalau Selo itu seperti kafe kekinian yang penuh lampu LED, Cuntel itu seperti coffee shop hidden gem yang tenang dan punya karakter kuat.

2. Watu Rejoso: Spot Foto yang Beda dari yang Lain

Bosen sama foto padang rumput yang gitu-gitu aja? Di jalur Cuntel, kamu bakal ketemu sama Watu Rejoso atau Watu Putih. Ini adalah formasi batuan raksasa yang nggak bakal kamu temukan di jalur lain. Pemandangan di sini memberikan kesan rugged dan petualangan sejati, cocok banget buat feed Instagram yang lebih 'bercerita'.

"Mendaki lewat Cuntel itu seperti membaca buku sejarah yang penuh gambar indah; setiap langkahnya punya cerita yang nggak bisa ditemukan di jalur cepat."

3. 'Short-Track' tapi Bikin Jantung Disko

Secara jarak, jalur Cuntel memang terkesan lebih singkat untuk mencapai puncak tertentu, tapi jangan remehkan kemiringannya! Jalur ini punya karakter langsung menanjak tanpa banyak basa-basi bonus jalan datar. Ibarat lagi HIIT cardio sambil liat pemandangan, capeknya dapet, sehatnya dapet, dan pastinya lebih cepat sampai ke 'atap' Jawa Tengah.

4. View Sisi Utara yang 'Mahal'

Dari jalur Cuntel, kamu bakal disuguhi pemandangan Gunung Telomoyo, Andong, dan Ungaran dari sudut pandang yang berbeda. Kalau biasanya kita cuma liat Merapi dari Selo, di sini kamu bakal ngerasa seperti sedang berada di tengah-tengah orkestra gunung-gunung di Jawa Tengah. Pro tip: Pemandangan sunrise di sini punya gradasi warna yang lebih 'deep'!

5. Vibes 'Private Mountain' yang Menenangkan

Karena belum se-mainstream jalur lain, mendaki lewat Cuntel memberikan kamu kesempatan buat benar-benar healing. Kamu nggak perlu antre buat sekadar foto di papan penanda atau rebutan lapak tenda. Di sini, kamu bisa dengerin suara angin dan burung lebih jelas tanpa terganggu suara musik dari tenda sebelah.

  • Lokasi: Kopeng, Kabupaten Semarang (Dekat Salatiga).
  • Keunggulan: Udara lebih sejuk karena sisi utara dan jalur lebih teduh di awal.
  • Status: Pastikan selalu cek kuota via booking online resmi Taman Nasional Gunung Merbabu!

Jadi, Kapan Kita Berangkat?

Mendaki gunung bukan cuma soal sampai puncak, tapi soal perjalanan dan ketenangan yang kita bawa pulang. Jalur Cuntel menawarkan itu semua dalam satu paket lengkap yang menantang sekaligus memanjakan mata.

Kapan terakhir kali kamu benar-benar 'ngobrol' sama alam tanpa terganggu bisingnya kerumunan pendaki lain? Mungkin ini saatnya kamu mencoba jalur 'reborn' ini sebelum semua orang tahu!

Bagikan Cerita Ini

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!